Cyathea contaminans (Wall. ex Hook.) Copel.

Pakis Ekor Monyet

Cyathea contaminans (Wall. ex Hook.) Copel. Sebaran Tersebar luas di hutan hujan tropis Asia Tenggara, mulai dari India, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan dan Filipina. Di Indonesia banyak ditemukan di lereng pegunungan dan tepi sungai dengan kelembaban tinggi, pada ketinggian 500–2.000 meter dpl. Di Kalimantan dijumpai di tepi hutan, jalur &hellip; <a href="https://wisatameranti.com/plant/pakis-ekor-monyet/">Continued</a>

Foto:

Deskripsi Botani

Cyathea contaminans (Wall. ex Hook.) Copel.

Sebaran

Tersebar luas di hutan hujan tropis Asia Tenggara, mulai dari India, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan dan Filipina.

Di Indonesia banyak ditemukan di lereng pegunungan dan tepi sungai dengan kelembaban tinggi, pada ketinggian 500–2.000 meter dpl.

Di Kalimantan dijumpai di tepi hutan, jalur sungai, dan areal hutan terbuka yang lembab.

Morfologi

Klasifikasi ilmiah:

Kingdom   : Plantae

Ordo       : Cyatheales

Famili     : Cyatheaceae

Genus      : Cyathea

Spesies    : Cyathea contaminans (Wall. ex Hook.) Copel.

Habitus:

Cyathea contaminans memiliki batang yang mencapai 7 meter atau lebih tingginya dengan perawakan yang ramping. Pada tanaman dewasa, pelepasan daun kering akan meninggalkan bekas berbentuk bulat dengan permukaan kasar. Akarnya menyebar dengan tipe akar serabut. Daunnya merupakan daun majemuk tripinnatifid (terbagi tiga tingkat), berbentuk lanset, berwarna hijau, panjang hingga 1 meter. Sorus (kumpulan sporangia) terletak di antara costule dengan bentuk spora trilete, merupakan alat reproduksi khas tumbuhan paku. Sunankalijaga

Kegunaan

Batang pakis ekor monyet yang berwarna cokelat kehitaman dan berserabut dimanfaatkan sebagai media tanam tanaman hias anggrek dan bromelia. Serabut akarnya digunakan sebagai bahan papan pakis untuk menempelkan tanaman epifit. Di beberapa daerah, pucuk daunnya yang masih muda dapat dikonsumsi sebagai sayuran. Selain itu, batangnya yang keras dan berpori berperan ekologis penting sebagai tempat hidup berbagai organisme hutan.

Informasi Botani

Kebutuhan Air / Kelembaban

Sedang-Tinggi (Suka Lembap)

Cahaya Matahari

Cahaya Teduh hingga Partial Sun (Shade / Partial Shade)

Catatan Ekologis & Perawatan

Merupakan jenis pakis pohon (tree fern) yang tumbuh alami di lereng pegunungan, jalur sungai, dan areal hutan terbuka yang lembap pada ketinggian 500–2.000 mdpl. Dalam ekosistem, tanaman ini berperan menjaga kelembaban mikro tanah dan mencegah erosi di tepi aliran air. Untuk perawatan, jaga area sekitar perakaran agar tetap terlindung dari paparan sinar matahari terik secara langsung yang dapat membuat daunnya menggulung atau terbakar.

Jelajahi Flora Meranti

Kembali ke daftar untuk melihat berbagai flora unik lainnya di Hutan Meranti.

Semua Tanaman

Alam Menunggu Anda

Rencanakan kunjungan ke
Wisata Meranti hari ini

Hutan meranti, jembatan kayu sepanjang 1,5 km, dan udara segar Kalimantan Timur menanti. Tiket hanya Rp 5.000.